Me My Self & My Journal Blog

PhoTograPhy

DIY EMERGENCY LIGHT

Kemarin [3 Mei 2012] sekitar pukul 11 siang terjadi kebakaran di gardu listrik PLN Ujung Berung Jl. Cinunuk di depan rumah makan La Ponyo, yang menyebabkan terjadinya pemadaman listrik dari daerah Cinunuk hingga ke Cibiru-Bandung. Rumahku yang berada di daerah Cinunuk-Cileunyi pun terkena dampaknya, mulai dari pukul 11 siang kemarin sampai pukul 7.30 tadi pagi masih belum mendapatkan aliran listrik. Aku yang sedang berada dikantor di Lembang ketika kejadian itu berlangsung, tidak begitu mempermasalahkan pemadaman listrik tersebut karena aku berpikir masalah tersebut akan cepat tertangani sebelum aku pulang pada sore harinya. Namun ternyata hingga pukul 9.30 malam, Listrik belum juga menyala. Stok lilin yang kami punya dipakai semua, karena anak2ku tidak terbiasa dengan kondisi rumah yang gelap. Ketika hendak membeli lagi, ternyata semua persediaan lilin di warung2 dan minimarket terdekat sudah habis semua. Dengan hanya mengandalkan lampu senter [rechargeable torch], aku membongkar alat2 dan perlengkapan studioku untuk mencoba bereksperimen membuat penerangan darurat :D

Yang pertama aku ingat adalah aku sedang membuat  DIY Portable Powerpack untuk lampu studioku, akhirnya bisa bermanfaat juga :D . Aku pasang accu mobil yang telah aku charge 2 hari sebelumnya ke Inverter& Charger, lalu aku pasang lampu belajar agar bisa menerangi ruang tamu. Alhamdulillah dayanya cukup untuk menerangi ruangan selama 2 jam, dan memberi waktu untuk si bungsu bermain.

Setelah lampu belajar bisa menerangi ruangan dan keluargaku ceria kembali, aku mulai membuat lampu penerangan lain dengan bahan bakar Minyak Goreng. Dalam percobaan pertamaku, aku membuat wadah penyimpanan minyak dengan menggunakan kaleng bekas susu kental, dengan sumbu dari bahan bekas handuk. Namun ternyata hasilnya gagal total, karena sumbunya tidak bagus dan selalu terbakar habis menjadi abu. Untuk menyalakannya memang gampang, tapi menyalanya pun tidak lama karena sumbunya hangus. Karena tidak punya sumbu kompor, akhirnya aku membuang minyak dan sumbu handuk tersebut ke tong pembakaran sampah di rumahku untuk membakar sampah sekaligus memberi cahaya penerangan di halaman rumah.

Percobaan kedua aku membuat penerangan minyak dengan menggunakan mainan anakku, yang idenya muncul dari pengalaman masa kecil istriku di kampungnya dulu. Dengan menggunakan Ketel mainan dari besi dengan sumbu kapas dan sebagai alasnya dengan menggunakan cobek kayu. Percobaan keduaku ini ternyata berhasil dengan sukses, karena kapas tidak hangus terbakar dan bertahan hingga minyaknya habis. Penerangan minyak ini cukup memberi kami cahaya, dan mengantar mimpi2 indah kami tentang kampung kami dulu.

NB: Portable Powerpack sebaiknya dijauhkan dari jangkauan anak2 karena bisa menyebabkan tersengat listrik. Dan lampu minyak harap dijauhkan dari bahan2 yang mudah terbakar dan menggunakan bahan2 yang terbuat dari besi atau kaca. Untuk cara pembuatan Lampu minyak yang lebih professional bisa melihat ke yutub karya sockermidget dan Swissgearlabs. Selamat berkreasi… :D


PEREMPUANKU MODELKU

Tidak adanya model membuat aku sulit untuk terus mengembangkan kesenanganku dalam fotografi, khususnya di genre model. Terkadang ketika ada model pun aku seringkali hanya menjadi additional fotografer karena lebih senang mengatur lighting daripada memotret. Namun hal itu agak terobati, karena istri dan anakku tidak pernah menolak untuk dipotret.

Sering aku memotret mereka, baik natural maupun dengan diatur terlebih dahulu. Beberapa fotonya telah aku aplod ke beberapa album di  Jejaring Sosialku, namun karena kesibukan dan tidak suka bekerja sendiri yang membuatku jarang serius melakukan pemotretan keluargaku sendiri :D . Tapi kemarin malam anak perempuanku maksa minta dipotret, karena dia baru dibeliin kalung sama bundanya, padahal bundanya beli buat kepentingan wardrobe fotografi ku :D Jadi semangat lagi, tar weekend motret keluargaku aja deh :D tunggu kabarnya ya ^^d


Masih Kurang Kreatif

Banyak melihat banyak pula yang pengen dibikin, Creative Project malah jadi tersendat ^^”. Kebanyakan liat karya orang malah jadi kesel sendiri, mikirin hasil, bahan, dan alat2 yang mereka punya. Mikirnya cloning doang, padahal aku sendiri punya alat2 yang bisa aku pake buat bikin karya. hahahaha…ternyata aku masih kurang kreatif, belom bisa memanfaatkan secara maksimal alat2 yang aku punya.

Alat2 fotografi punyaku udah lumayan komplit, kalo menurutku ya udah punya standar minimum untuk bikin studio deh ^^. tapi masih ada aja alasan yang bikin aku males untuk memulai, partner lah, power supply lah, waktu lah, lokasi lah, yang selalu jadi alasanku ^^” padahal kesemuanya itu bisa ditangani tanpa harus keluar modal dan waktu lagi. kayaknya aku harus mulai dari dasar aja, mencoba berkarya dengan alat yang ada.

 

Banyak hutang karya yang harus aku bikin, banyak request yang belom aku laksanain. Mulai besok, aku bikin karya…ya…aku harus bikin karya. Hasil akhir adalah pembelajaran, proses adalah pencapaian. Yuuuppp…SEMANGAT!!!!


DIY PORTABLE POWER FOR STUDIO LIGHT OUTDOOR USE PURPOSE

Lagi bikin Powerpack Battery buat keperluan pemotretan outdoor, biar bisa lebih nyantai. Sebenernya aku udah biasa pake Nikon SB-600 & 2 buah reflektor buat motret di Outdoor, tapi kadang gak begitu puas dengan hasilnya. Mana kebanyakan liat di Yutub kalo fotografer strobist outdoor professional sering pake baterai khusus, yang harganya aje gileeeee!!!!. tapi klo ngeliat hasil awal dan finishingnya, bikin aku geregetan!!!!.

Selain buat di outdoor, sebenernya ada insiden waktu aku motret wedding di sebuah gedung megah di Cianjur [jadi additional photographer]. Waktu lagi enak2 dokumentasi, tau2 listrik mati, sunyi senyap suasana ruangan, dan lampu studio yg kita pasang pun mati gak bisa berkutik. Untung kejadiannya gak lama, tapi sempet bikin ciut nyali juga sih ^^”. Akhirnya nyari solusi di Internet, dan dapet beberapa alternatif buat baterai cadangan atau baterai tambahan biar kita gak jantungan tiap ngikut acara motret…hahaha.

Link buat videonya ada di YUTUB sini, buatan mang Jacob ^^d klo buatan indonesianya ada di forum FN thread milik bang Salahhudin Damar jaya ini. Tapi klo thread yang nunjukin penggunaan UPS buat Studio light aku sendiri gak nganjurin. Aku kemaren nyobain Portable Power bikinanku VS UPS ku, dan aku coba nyalain lampu belajar biar lampu studionya gak rusak klo ada kesalahan, yang terjadi adalah power dari UPS gak begitu stabil, lampu pijarnya terlihat agak terang redup meskipun aku kurangin kekuatan intensitas cahayanya. dan aku coba pasang di Portable power buatan, lampu pijar terang benderang gak pake ngedrop. Kendala kecil dari penggunaan DIY Portable Power battery nya adalah waktu recycling yang membutuhkan waktu sekitar 7 detik. Entah klo aku tambahin battery nya, cuman kemaren berhubung punya satu, udah gitu baterry mobil yg aku pake tipe basah…ya apa mau dikata ^^” seadanya aja deh ^^” Saat ini aku blom punya hasil percobaan penggunaan Studio Lighting Outdoor, dan rangkaian sederhana yang aku pake, tapi mudah2an link di atas bisa ngejelasin apa yang aku maksud.

Klo ada yang berminat nyobain motret outdoor pake studio lighting di sekitaran Bandung, call me at 0815-7300-6683 aja. Tar kita sharing tentang fotografi dan strobist tehnique. Oke…tunggu update-annya yaaa ^^d


Menghilangkan (Mengurangi) Noise pada Foto

Sering kita menemukan foto agak kasar pada warnanya, …hmmm…gimana menjelaskan tentang noise ya?? hmmm,,, udah lah…pokoknya ada cara bikin noise pada foto hilang atau berkurang…titik ^0^ v…
Tapi ada baiknya ketika memotret, jangan sampai noise…kalo noise tetep nongol…potret lagi sampe gak noise…^_^..klo nongol lagi…=,= terpaksa di olah ^0^” beuh…nulis apaan sih nie?

saya punya contoh foto yang saya buat dalam keadaan Low Light, dan terpaksa di naikkan eksposurenya agar detail dari Point Of Interest nya terlihat jelas. efek dari olah digital tadi, pada bagian BackGround timbul noise..inilah dia..teng tong teng toneng..^^

dan ini hasil olahan setelah noisenya dikurangi…jreng jrereng jereeeeeng…^0^”

Klik di fotonya untuk memperbesar…^^

mungkin terlihat sedikit perbedaanya..karena resolusi dari foto saya 2503 x 1851 pixel, diaplod ke WordPress dengan settingan paling besar namun tetep kecil …^^ v

caranya ada disini

dan Gallery saya ada disini

Selamat Mencoba Bradah!!!!


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.988 pengikut lainnya.