Michael Jakson Meninggal Dunia

LOS ANGELES – Michael Jackson (MJ), the King of Pop “yang menciptakan gaya “Moonwalked” di dunia musik, meninggal pada hari kamis pasa usia 50 tahun.

MJ meninggal di UCLA Medical Center setelah mendapatkan serangan jantung di rumah sewaannya di Holmby Hills Los Angeles. Paramedis mencoba memberikan pertolongan pertama dia di rumahnya selama hampir 45 menit, kemudian segera membawa MJ ke rumah sakit, dimana dokter melanjutkan pertolongan.
“kemungkinannya MJ menderita penyakit jantung, namun, penyebab kematiannya tidak diketahui sampai hasil autopsy diketahui” kata Jermaine saudaranya.

Pada saat kematiannya, Jackson sedang berusaha keras untuk kemunculan kembali dirinya di dunia musik: Dia dijadwalkan untuk tampil di 50 show di London, yang dimulai dari 13 juli 2009 nanti. Namun tentu saja tidak akan terwujud.

ketika berita kematiannya menyebar, MTV merubah program tayangnya dengan memutar video-video MJ. Stasiun radio pun memutar secara marathon lagu-lagu hits miliknya. Ratusan orang berkumpul di luar rumah sakit. Di New York Times Square, isakan pelan terdengar di tengah-tengah keramaian ketika layar di sana memberitahukan bahwa MJ telah meninggal, dan orang-orang pun mulai menyebarkan berita tersebut kepada teman-teman dan kerabat-kerabatnya melalui handphone.
“ini bukan gurauan, King of Pop sudah tiada Wow,” Michael Harris (36), dari New York setelah membaca SMS yang telah dikirim oleh temannya. “Ini seperti ketika Presiden Kennedy tewas ditembak . Aku akan selalu ingat kematian MJ kalau aku ke Times Square nanti.”

dikutip dari huffingtonpost.com

Blog Edukatif

Halo Kawan…

minggu ini lagi giat2nya belajar WP (WordPress), sampe2 tidur jam 2 pagi terus meskipun besoknya harus berangkat kerja jam 7 pagi. maklum gaptek parah, versi WP yang dulu aja belom sampe abis belajarnya, eh udah keluar lagi yang WP 2.7.  Nah mulai minggu ini, kita lagi bikin Blog Edukatif biar gak cuman curhat n’ gossip doang. Mungkin diluncurinnya nanti klo dah cukup artikelnya, kan malu kalo masih kosong heuheu. So…Stay tune!!

DIBUANG SAYANG

DSC_2702

Waduh…jadi malu sama yang punya WordPress, padahal blog ini udah digratisin untuk dipergunakan oleh user2nya. Maklum, tahun baru 2009 kemaren internetku ditutup karena aku pindah apartement. Yah ini juga baru 1 bulan aku online lagi, dan baru hari ini aku sempat membuka dan membaca apa saja yang telah aku tulis tahun kemaren.

mo giat lagi deh, lagian tampilan wordpress-nya jadi semakin bagus dan banyak fitur yang bisa dioptimalkan. REKAN REKAN! I’M BAAACKKK!!!!!

Blake Shelton-Home

blake_shelton_lyric-page1Another summer day
Has come and gone away
In Paris and Rome
But I wanna go home
Mmmmmmmm.

May be surrounded by
A million people I
Still feel all alone
I wanna go home
Oh, I miss you, you know.

And I’ve been keeping all the letters that I wrote to you
Each one a line or two
“I’m fine baby, how are you?”
I would send them but I know that it’s just not enough
My words were cold and flat
And you deserve more than that. Baca selebihnya »

PASTE….COPY…PASTEEEEEEEE

Masih copy paste juga neh, cuman bahannya dari email yang masuk. Lumayan buat nambah bacaan pribadi juga, soalnnya kalo di email gak pernah dibaca, kebanyakan sih…jadinya malah ditaro dan tersisihkan difolder laen. Mudah2an ada yang baca, amiiiien.

EGO Tidak Senang Disiplin

dari milis alumni_da_garut, dari Mawlana Syekh Muhammad Nazim Adil al-Haqqani QS
Lefke, Siprus

www.rumisuficafe. blogspot. com/

A’udzu billahi min asy-Syaitani ‘r-Rajim. Bismillahi ‘r-Rahmani ‘r-Rahim. Dastur Ya Sayyidi Madad

Kita memerlukan disiplin. Kita memerlukannya untuk membawa diri kita dari level terendah menuju level tertinggi. Level terendah dalam al-Qur’an disebutkan, “tsumma radadnahu asfala safiliin” “kemudian Kami rendahkan mereka ke tempat paling rendah” [QS 95:5]. Arti dari asfala safiliin dapat ditemukan dalam hasrat fisik kita. Selama seseorang masih bersama hasrat kebinatangan yang tidak pernah berakhir itu, ia akan berada di level terendah. Karakter ini adalah milik binatang.

Selama kita mengikuti bisikan ego dan keinginan fisik kita berada pada level yang sama dengan binatang. Tetapi kita telah dipanggil, kita telah diundang untuk bangkit dari asfal, level terendah menuju ahsan, level tertinggi. Dan kita telah diberikan sebuah mesin untuk perjalanan ini oleh Yang berada di Surga. Mesin itu adalah disiplin. Baca selebihnya »

Jangan Takut Jadi Orang Aneh

“Dunia memang aneh”, Gumam Pak Ustadz                                     
                                                                           
“Apanya yang aneh Pak?” Tanya Penulis yang fakir ini.                     
                                                                           
“Tidakkah antum (kamu/anda) perhatikan di sekeliling antum, bahwa dunia   
menjadi terbolak-balik, tuntunan jadi tontonan, tontonan jadi tuntunan,   
sesuatu yang wajar dan seharusnya dipergunjingkan, sementara perilaku     
menyimpang dan kurang ajar malah menjadi pemandangan biasa”               
                                                                           
“Coba antum rasakan sendiri, nanti Maghrib, antum ke masjid, kenakan     
pakaian yang paling bagus yang antum miliki, pakai minyak wangi, pakai   
sorban, lalu antum berjalan kemari, nanti antum ceritakan apa yang antum 
alami” Kata Pak Ustadz.  Baca selebihnya »

10 Resep Sukses Bangsa Jepang

Dari email yang masuk ke inbox mail saya, daterima dari milis alumni_da_garut dari http://romisatriawa hono.net/ 2007/06/13/ 10-resep- sukses-bangsa- jepang/>
 

10 resep yang membuat bangsa Jepang bisa sukses seperti sekarang. Tentu rumusan ini di beberapa sisi agak subyektif, hanya dari pengalaman hidup, studi, bisnis dan bergaul dengan orang Jepang di sekitar perfecture Saitama, Tokyo, Chiba, Yokohama. Intinya kita mencoba belajar sisi Jepang yang baik yang bisa diambil untuk membangun republik ini. Kalau ditanya apakah semua sisi bangsa Jepang selalu baik, tentu jawabannya tidak. Banyak juga budaya negatif yang tidak harus kita contoh.

*1. KERJA KERAS*

Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan. Di kampus, professor juga biasa pulang malam (tepatnya pagi ), membuat mahasiswa nggak enak pulang duluan. Fenomena Karoshi (mati karena kerja keras) mungkin hanya ada di Jepang. Sebagian besar literatur menyebutkan bahwa dengan kerja keras inilah
sebenarnya kebangkitan dan kemakmuran Jepang bisa tercapai.
Baca selebihnya »

666

Sebelum Tidur:
6 minggu: selamat bobo sayang, mimpi indah ya, mmmuach.
6 bulan: tolong matiin lampunya, silau nih.
6 tahun : Kesana-an doong… kamu tidur dempet2an kayak mikrolet gini sih?!

Pakai Toilet:

6 minggu: ngga apa-apa, kamu duluan deh, aku ngga buru2 koq.
6 bulan: masih lama ngga nih?
6 tahun: brug! brug! brug! (suara pintu digedor), kalo mau tapa di gunung kawi sono!
Baca selebihnya »

KRISIS

Diambil dari email yang masuk ke Inbox saya, dari milis alumni_da_garut, dengan website http://www.darul-ar.com/. Sebuah bahan renungan untuk umat manusia.

Esai, Fahd Djibran

Izinkan saya menulis tentang krisis. Ketika harapan berada di tubir jurang kekecewaan dan masa depan begitu mengkhawatirkan. Monumen peristiwa yang selalu ingin dilupakan dan segera dilewati, tetapi waktu seperti bisa memperlambat dirinya sendiri.

Ada satu kata dalam bahasa Inggris, gutted, memupuskan harapan: seorang ayah yang bertahun-tahun mengayuh becak demi sekolah anaknya tercinta, suatu hari harus mendapat surat drop out untuk anaknya yang tak pernah bersungguh-sungguh sekolah. Atau seorang lelaki di perantauan yang bekerja setengah gila untuk kekasihnya tercinta di desa, suatu hari pulang menyaksikan pujaan hatinya merayakan pesta perkawinan bersama lelaki yang lain.

Saat harapan berada di tubir jurang kekecewaan, hidup begitu meyesakkan untuk diteruskan, dan masa depan begitu mengkhawatirkan… itulah saat-saat krisis. Bila dunia sedang seperti perasaan bapak pengayuh becak atau lelaki perantau yang patah hati, sesugguhnya dunia sedang menagalami sebuah fase krisis, gutted. Baca selebihnya »